Simak, Kisah Dosen Gaib di Beberapa Kampus Ini!



RADARKAMPUS.COM, SemarangKisah Dosen Gaib di Beberapa Kampus, Kisah dosen gaib yang beredar di kalangan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kini sedang ramai dibicarakan netizen. Mulai dari pembicaraan serius, hingga dijadikan guyonan. Ternyata, kisah yang mirip juga beredar di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Gegernya kisah ini dikalangan kampus di Semarang ini bermula ketika seseorang bernama Anggo mengunggah sebuah foto di akun Facebooknya. Pada postingannya itu, Anggo juga menyertakan screencapture dari percakapannya di grup WhatsApp diksi 2016. 


“Assoy banget nih UNNES Serem juga nihh kalo kejadian lagi," tulisnya pada postingan tersebut. Percakapan dalam grup tersebut berbahasa Jawa. Berikut ini arti dari percakapan tersebut, yang dilansir dari salah satu media lokal. 

“Iya, katanya dosen minta kuliah jam setengah 6, pas anak-anak berangkat ada dosen masuk. Pas udah masuk semua plus dosen, dosennya cuma diam saja, nggak ngomong sama sekali. Tiba-tiba ketua kelas disms dosen yang asli bilang kalau nggak jadi ada kuliah karena ada halangan. Ketuanya tentu saja kaget, setelah itu sama dosen aslinya ia disuruh lihat kakinya. Terus, ketua jatuhin bolpoinnya, eh ternyata melayang, nggak ada kakinya. Terus ketua menshare via grup line ‘Sekarang tolong keluar satu persatu dari yang paling belakang dan tanpa teriakan’, spontan anak-anak melakukannya. Pas yang paling terakhir ketuanya, tau-tau dosen gaibnya mendekat sambil bilang ‘kamu udah tau saya?’, ketuanya langsung menjerit. Akhirnya UAD selama 3 hari diliburkan.”


Selain itu, juga beredar foto sesosok pria tinggi yang berdiri di samping papan tulis. Nampaknya, foto tersebut diambil oleh salah satu mahasiswa kelas tersebut yang duduk di deretan kursi bagian belakang. Kisah dosen gaib di UAD ternyata juga terjadi di kampus ini. Namun, belum terbukti kebenarannya. (Bintang.com)


Website PGRI Diretas: Anak Sekarang Didikan Manja



RADARKAMPUS.COM, Jakarta Website PGRI Diretas: Anak Sekarang Didikan Manja, Hacker Indonesia kembali beraksi dengan melakukan kritik sosial pada kondisi pendidikan di Indonesia. Kali ini situs resmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diretas oleh sekelompok Hacker.

Sebagaiman dilansir dalam news.linuxsec.org, Halaman depan situs yang biasanya menampilkan berita kegiatan yang berhubungan dengan guru berubah menjadi latar hitam dan kritikan terhadap buruknya sistem karena makin hari dinilai makin banyak kasus siswa yang melawan gurunya.

Peretas yang mengatasnamakan dirinya berasal dari Indoxploit Coders dan Jancok Security tersebut juga meninggalkan link berita tentang kasus anak SD yang melawan gurunya bahkan menghina gurunya dengan sebutan monyet.


Beberapa kritik yang disampaikan sebagai berikut:
INI ANAK GENERASI HAM?
ATAU EMANG GAPUNYA DIDIKAN?
 
KENAPA GADILAWAN SAJA? ANAK 99'AN, DI HAJAR GURU. LAPOR ORANG TUA MAKIN DIHAJAR.
KARENA EMANG ITU KESALAHAN KITA.
LAH ANAK JAMAN SEKARANG? DIDIKAN MANJA. DIKIT-DIKIT DI BAIKIN.
YAAH GINI LAH JADINYA, KURANG AJAR!!!
KITA ANAK 99'AN DIDIKAN KERAS, BUKAN KYK ANAK JAMAN SEKARANG.

Sampai berita ini diturunkan situs yang beralamat di pgri.or.id tersebut belum bisa diakses.

Berita diolah dari http://news.linuxsec.org/

Preman Bersenjata Serang Bazar Buku Mahasiswa UIT Makasar

Preman Bersenjata Serang Bazar Buku Mahasiswa UIT Makasar


RADARKAMPUS.COM, Makasar – Preman Bersenjata Serang Bazar Buku Mahasiswa UIT Makasar, Bazar yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia Timur (UIT) berlangsung ricuh, Minggu (23/10/2016) pukul 00.30 Wita.

Acara Bazar yang sementara digelarkan dilantai 2 Warung Kopi (Warkop) 27 Jl Sultan Alauddin tiba-tiba diserang oleh puluhan preman bersenjata anak panah.

Salah satu mahasiswa UIT mengaku, awalnya acara tersebut berjalan baik dan mau untuk ditutup karena sudah larut malam. Tapi, tiba-tiba ada orang dilantai satu lari naik kelantai dua.

"Disitu kami diserang pakai batu dari luar, ada mahasiswi yang teriak tolong tapi mereka tidak berhenti bahkan ada yang menyerang pakai busur," ujarnya sebagaimana dilansir dalam Tribunnews.com Minggu, (23/10/2016).

Bahkan, Salah satu mahasiswa ekonomi Universitas Indonesia Timur (UIT) ditikam dalam insiden penyerangan tersebut. Adalah Sudirman (21) mahasiswa FE UIT semester 5 alami luka tusukan benda tajah di diperut sebanyak dua kali. Yakni diperut sebelah kanan, rusuk kiri, dan juga satu tusukan dari pinggang.

Beruntung, pihak kepolisian dari Polsek Rappocini datang dan menghamburkan puluhan preman yang menyerang acara bazar mahasiswa itu.

Baca juga : Inilah Mahasiswa UNIMAL Aceh yang Dipolisikan Karena Kritik Dosen

Setelah itu, beberapa motor dihalaman parkir Warkop 27 itu dijatuhkan bahkan ada yang dampai dirusaki, kaca warkop 27 juga pecah akibat dilempar.

Inilah Mahasiswa UNIMAL Aceh yang Dipolisikan Karena Kritik Dosen



RADARKAMPUS.COM, AcehInilah Mahasiswa UNIMAL Aceh yang Dipolisikan Karena Kritik Dosen, Peribahasa “Mulutmu Harimaumu,” nampaknya adigium yang paling pas untuk diperhatikan oleh para pengguna sosial media.

Alih-alih melakukan kritik via media sosial kepada dosennya, mahasiswa yang bernama Nanda Feriana kini tengah menjadi perbincangan netizen. Pasalnya mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara ini harus berurusan dengan hukum lantaran kritik yang ia sampaikan dilaporkan telah melakukan pencemaran nama baik. Tak hanya pencemaran nama baik bahkan Nanda juga harus terjerat kasus pelanggaran Undang-Undang ITE oleh dosennya sendiri.

Dwi adalah dosen yang melakukan pelaporan terhadap Nanda ke Polres Lhokseumawe. Kasus bermula dari sebuah surat terbuka yang berada didinding facebook milik terlapor. Surat berjudul ‘Sepucuk Surat untuk Ibu Lulusan Jerman’ yang sudah terlhat sejak 27 September 2016.

Surat tersebut juga tertuliskan nama dan identitas lengkap dari sang dosen. Tak hanya itu Nanda juga menyampaikan perasaan kecewanya terhadap dosen yang telah menggagalkan yudisiumnya.

Namun surat terbuka tersebut telah dihapus oleh Nanda dari wall Facebooknya. Nanda juga telah berusaha untuk meminta maaf terhadap dosen, akan tetapi Dwi justru tetap kukuh dengan pendiriannya untuk membawa kejalur hukum.

Baca juga : 2 Tahun Jokowi-JK, Mahasiswa Demo di Depan Istana

Di dinding (wall) akun Facebook Nanda Feriana, tersemat judul “Sepucuk Surat untuk Ibu Lulusan Jerman”  yang diunggah pada 27 September 2016. Konten pada unggahan itu dianggap Dwi, sang dosen, telah mencemarkan nama baik. Terkhusus, pada penyebutan dosen lulusan Jerman primitif.

“Dalam tulisan itu, saya dikatakan tidak beradab, primitif. Apakah perilakunya lebih bagus dari saya ? Lulusan Jerman di Unimal cuma dua orang. Satu laki-laki dan satu lagi perempuan. Kalau sudah Ibu (penyebutan di status) lulusan Jerman itu, berarti cuma saya, tidak ada yang lain,” sebagaimana dilansir dalam www.tribun-medan.com, Kamis (20/10/2016).

Dengan kasus antara dosen dan mahasiswanya ini membuat netizen tertarik dan terus mengikuti perkembangan kasusnya. Kasus aksi lapor melapor ini juga tengah viral didunia maya kususnya dikalangan pengguna Facebook.

Tidak hanya pengguna sosial media saja yang angkat bicara akan kasus ini. Dukunganpun banyak ditunjukan kepada Nanda dengan munculnya gerakan #SaveNandaFeriana. Dukungan ini diberikan lantaran banyak pihak yang menyesalkan kebijakan dosen tersebut.


2 Tahun Jokowi-JK, Mahasiswa Demo di Depan Istana



RADARKAMPUS.COM, Jakarta2 Tahun Jokowi-JK, Mahasiswa Demo di Depan Istana, Memperingati dua pemeritahan Jokowi-JK, Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi di depan Istana Negara, Kamis (28/10/2016). Aksi ini diikuti oleh 44 universitas se-Indonesia ini membuat lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Barat ke arah Harmoni mengalami kepadatan lalu lintas.

Aksi yang digelar dalam rangka mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK yang genap berusia 2 tahun, dilaksanakan dengan beberapa tuntutan Pertama mendesak pemerintah untuk menindak tegas mafia kasus kebakaran hutan dan lahan. Kedua menolak reklamasi Teluk Benoa dan Teluk Jakarta.


Ketiga, mereka mendesak pemerintah untuk menolak tax amnesty yang dinilai tidak pro rakyat.
Keempat, mahasiswa meminta pemerintah Jokowi-JK untuk menolak perpanjangan izin ekspor konsentrat setelah Januari 2017 dan komitmen terhadap usaha hilirisasi minerba.



Terakhir, mereka menuntut untuk mencabut hukum kebiri dan meminta pemerintah menyelesaikan akar permasalahan kejahatan seksual pada perempuan dan anak.

Demo Mahasiswa Kritisi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Soal Minerba!



RADARKAMPUS.COM, JakartaDemo Mahasiswa Kritisi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Soal Minerba, Aksi mahasiswa yang digelar dalam rangka dua tahun Pemerintah Jokowi-JK membawa Nawa Cita mengkritisi maju mundurnya hilirisasi pertambangan mineral dan batubara. Menginjak tahun kedua kepemimpinan Jokowi-JK, menurut Ketua Keluarga Mahasiswa (KM) ITB Muhammad Mahardika Zein, kemajuan dan titik cerah hilirisasi minerba belum terlihat.

Padahal, menurutnya, pemberlakuan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara jelas dinyatakan, Pemegang Izin Usaha Produksi dan Izin Usaha Produksi Khusus Operasi Produksi wajib melakukan pengolahan dan pemurnian hasil penambangan di dalam negeri, dalam rangka meningkatkan nilai tambah yang akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

Puncak kemunduran hilirisasi, lanjutnya, justru terjadi ketika keluar Peraturan Menteri ESDM No 8 tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri ESDM No 1 Tahun 2014 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral melalui Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral di Dalam Negeri, yang membolehkan ekspor “conto” atau sample mineral tanpa harus sesuai syarat minimum pengolahan dan pemurnian dengan tujuan penelitian demi pengembangan proses pemurnian. “Dalam aturan ini tidak diatur berapa jumlah maksimal “conto” yang boleh diekspor. Pasal ini memungkinkan timbulnya potensi ekspor konsentrat besar-besaran berkedok penelitian dan pengembangan,” ujar Dhika di depan Istana Negara, Rabu (20/10).

Dengan perkembangan tersebut, ada empat tuntutan yang disuarakan KM ITB, seperti disampaikan Dhika. Pertama, pemerintah diharapkan mempertanggungjawabkan segala tindakan yang melanggar Undang Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan mencabut dan memperbaiki Peraturan Perundang-Undangan yang bertentangan dengan Undang-Undang tersebut.


Kedua, menolak segala perubahan Peraturan Perundang Undangan dan undang-undang terkait Pertambangan Mineral dan Batubara yang bertentangan dengan semangat hilirisasi. Ketiga, menghentikan segala kegiatan penjualan ke luar negeri mineral tanpa melalui proses pengolahan dan pemurnian di dalam negeri selambat-lambatnya 12 Januari 2017. Keempat, membangun strategi peningkatan nilai tambah dan hilirisasi serta kesiapan industri dalam negeri yang terintegrasi dan konsisten serta memantau proses implementasi strategi dan antisipasi kuratif dalam bentuk sanksi yang jelas supaya dapat secara nyata memakmurkan dan mensejahterakan rakyat secara berkeadilan.


“Semoga Nawacita Jokowi-JK, dapat menyelamatkan semangat hilirisasi pertambangan mineral dan batubara untuk kesejahteraan rakyat yang sebesar-besarnya,” tandas Dhika dalam orasinya. Aksi mahasiswa melibatkan sekitar 3.000 mahasiswa di bawah koordinator Tito Wibisono yang bergerak dari IRTI ke depan Istana negara. (Beritasatu.com)


Dosen Wajib Tulis Buku



RADARKAMPUS.COM, Semarang – Dosen Wajib Tulis Buku, Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Mudrajad Kuncoro mengatakan, dosen wajib menulis buku. Hal ini sesuai dengan tugas seorang dosen yakni meriset, mengajar, dan menulis.

Dia mengungkapkan, rendahnya minat menulis artikel ilmiah di jurnal internasional maupun menulis buku di kalangan akademisi disebabkan budaya lisan yang lebih mendominasi. Kemudian diperparah dengan tidak adanya insentif dari universitas atau lembaga untuk para akademisi yang aktif menulis.

"Sedangkan rendahnya minat penelitian dan publikasi hasil penelitian serta tidak tahu cara menulis artikel, karya ilmiah, atau buku juga menjadi faktor internal yang memengaruhi. Padahal setiap hari mengajar, kenapa tidak jadi buku?" paparnya sebagaimana dikutip dari laman Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (20/10/2016).


Pada acara workshop ‘Pengembangan Buku Ajar Berbasis Riset’ itu, Mudrajad mengakui bahwa beban mengajar yang terlalu banyak yang ditanggung dosen menyebabkan mereka tidak bisa aktif menulis ataupun meneliti. Namun menurut dia, hal itu ada solusinya.

"Dosen harus berani membatasi beban mata kuliah yang diambil dan sisa waktunya untuk kegiatan meneliti ataupun menulis. Program studi maupun jurusan juga memiliki peran untuk memetakan dan menempatkan dosen sesuai dengan porsinya," terangnya.


Menulis buku, tutur dia, tak perlu bakat khusus. Yang penting, yaitu komitmen dari mulai drafting, menulis, memeriksa literatur, hingga mengirim kepada penerbit. Selain itu, Mudrajad juga membuktikan bahwa dosen akan mendapat kesejahteraan lebih dari royalti menulis buku.


"Kebanyakan buku yang dikonsumsi masyarakat kita berasal dari pemikiran Barat. Kita perlu ada buku yang datanya riil berasal dari Indonesia," tukasnya. (Okezone)

2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Inilah Beberapa Program Pendidikan yang Belum Terlaksana



RADARKAMPUS.COM, Jakarta2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Inilah Beberapa Program Pendidikan yang Belum Terlaksana, Sudah hampir dua tahun kinerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam memimpin negeri ini. Namun dalam dua tahun kinerjanya, masih ada sejumlah program dalam dunia pendidikan yang belum terealisasi.

Sebagaimana dilansir dalam okezone.com Pengamat pendidikan, Doni Koesoema, menuturkan, ada sejumlah program pendidikan yang pada masa kampanyenya disampaikan namun hingga saat ini belum juga diwujudkan.

"Kalau saya melihat ada beberapa program yang sudah direncanakan tapi belum berhasil dilaksanakan. Pertama, pada wajib belajar dua belas tahun," ungkapnya sebagaimana dinukil dalam Okezone, belum lama ini.

Ini merupakan salah satu janji kampanye yang hingga sekarang belum berhasil dicanangkan. Kemudian program pendidikan lainnya yang juga masih mandek adalah pada kurikulum 2013.
"Pada saat kampanye dulu, ada gambaran tentang revisi kurikulum 2013. Namun pada revisi fundametalnya belum ada," ujarnya.


Doni juga menyoroti mengenai guru yang di masa kepemimpinan Jokowi-JK ini belum adanya peningkatan kompetensi guru yang signifikan. "Untuk peningkatan kompetensi guru ini juga saya tidak melihat ada perkembangan yang signifikan," pungkasnya. (Okezone.com)

3 Mahasiswa Unnes Hanyut di Sungai Saat Pradiksar, Inilah Daftarnya...

Sumber gambar diakses via tribunnews.com

RADARKAMPUS.COM, Semarang3 Mahasiswa Unnes Hanyut di Sungai Saat Pradiksar, Inilah Daftarnya..., Dikabarkan petang ini tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) sore ini sekitar pukul 15.10 WIB hanyut di sungai Segoro, Banaran, Kecamatan Gunung Pati, Semarang. Mereka hanyut saat melakukan kegiatan Pra Pendidikan Dasar (Pradiksar).

Dari informasi yang dihimpun tim radarkampus, ada sekitar 29 mahasiswa pecinta alam jurusan matematika Unnes, melakukan kegiatan susur sungai. Tepat pada pukul 15.10 WIB, elavasi sungai naik karena hujan lebat.

Kemudian, 6 orang diantaranya hanyut terbawa arus, 3 berhasil diselamatkan dan 3 orang lainnya diduga terbawa arus. Ketiga korban yang masih belum ditemukan diantaranya Dian Candra/Peserta (17), Kurnia Dwi/Panitia (17), dan Aditya Rafalino/Peserta.


Kepala Basarnas Jawa Tengah, Agus Haryono mengungkapkan bahwa saat ini telah menerjunkan tim untuk menemukan ketiga korban. “Tim Basarnas Jawa Tengah telah diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan observasi terhadap ketiga korban tersebut, satu tim selam dan peralatan water juga diterjunkan”, tandasnya Minggu (9/10/2016).

Unik: Kucing Ini Selalu Datang Ke Kampus Untuk Kuliah

Unik: Kucing Ini Selalu Datang Ke Kampus Untuk Kuliah


RADARKAMPUS.COM, MancanegaraKucing Ini Selalu Datang Ke Kampus Untuk Kuliah, Tidak hanya manusia saja yang gemar menuntut ilmu. Tanpa disangka-sangka seekor kucing pun demikian. Kucing yang satu ini ramai menjadi bahan perbincangan di Universitas Islam Internasional Malaysia karena kebiasaan uniknya. Sudah beberapa minggu ini, kucing tersebut masuk ke dalam kelas saat mahasiswa tengah kuliah.

Kedatangan kucing ini pun menarik perhatian berbagai pihak, lantaran tidak hanya datang dan pergi begitu saja. Di dalam kelas, ia akan duduk di atas meja. Memperhatikan dosen yang tengah menerangkan materi di depan kelas. Kucing tersebut tampak anteng. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama.

Setelah bosan, kucing tersebut kemudian tidur di atas meja. Seolah merasa jenuh dengan penjelasan si dosen. Hal tersebut dilakukan si kucing berkali-kali tiap dia masuk ke dalam kelas.

Sampai saat ini belum diketahui siapa pemilik dari kucing ini. Namun, bukannya risih mahasiswa malah senang dengan kehadiran kucing itu. Menurut mereka, apa yang dilakukan si kucing mengekspresikan apa yang dirasakan oleh para mahasiswa dengan baik.


Malahan, banyak yang kemudian membuat meme lucu melihat sikap si kucing. Sementara itu, meski kucing tersebut dengan berani masuk ke dalam kelas, tak ada yang mau mengusir kucing itu keluar. "Dia tidak mengganggu. Jadi kami memutuskan membiarkannya," ujar salah satu mahasiswa.

MPR: Usulkan Pancasila Masuk Kurikulum Sekolah

MPR: Usulkan Pancasila Masuk Kurikulum Sekolah


RADARKAMPUS.COM, JakartaMPR: Usulkan Pancasila Masuk Kurikulum Sekolah, Baru-baru ini Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR Abdul Kadir Karding usulkan Pancasila masuk kurikulum sekolah, hal ini dilakukan agar transformasi nilai-nilai luhur ideologi tersebut dapat tersalurkan secara masif untuk membentuk karakter bangsa.

Ia menuturkan bahwa apabila Pancasila masuk dalam kurikulum sekolah mulai dari SD hingga perguruan tinggi, maka nilai-nilai Pancasila dapat dipelajari secara masif dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada diskusi "Pilar Negara MPR RI: Pancasila Sakti" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Karding menuturkan bahwa perlu adanya upaya untuk mengembalikan nilai-nilai luhur Pancasila yang saat ini sudah semakin luntur dalam kehidupan bangsa Indonesia karena tergerus budaya asing yang kurang sesuai dengan Pancasila.

Selain itu, pria yang juga merupakan Sekretaris Jenderal DPP PKB itu menjelaskan, lunturnya nilai-nilai luhur Pancasila juga karena perilaku bangsa Indonesia sudah semakin melenceng sehingga kesaktian Pancasila jadi semakin melemah.

"Kondisi saat ini menjadi PR bagi para pemimpin untuk dapat mengembalikan kehidupan bangsa Indonesia yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila," tuturnya.

Tidak hanya itu saja, ia menegaskan bahwa nilai utama dari Pancasila adalah, ketuhanan, kebersamaan, dan gotong-royong. Kemudian, nilai ketuhanan dalam Pancasila sejalan dengan kehidupan beragama di Indonesia sehingga menjadikan bangsa Indonesia selalu rukun. Selain itu, kebersamaan dan gotong royong akan mengantarkan kehidupan bangsa Indonesia hidup berjalan baik, saling bergotong-royong satu sama lain maupun antarkelompok.


Mahasiswa Bersiaplah Begadang, Inilah Jadwal Lengkap Matchday Pertama Liga Champions

RADARKAMPUS.COM, SemarangMahasiswa Bersiaplah Begadang, Inilah Jadwal Lengkap Matchday Pertama Liga Champions, Matchday pertama fase grup Liga Champions 2016/2017 akan digelar pertengahan pekan ini, Rabu (14/9/2016) dan Kamis (15/9/2016). Di matchday pertama ada beberapa laga big match.

Nobar ....via kaffahshots.wordpress.com

Partai besar yang akan tersaji diantaranya adalah Paris Saint Germain menjamu Arsenal. Kedua tim sama-sama tergabung di Grup A bersama Basel dan Ludogorets.

Jadwal Lengkap:

Rabu 14 September 2016:
  1. 01.45 WIB: PSG vs Arsenal
  2. Basel vs Ludogorets
  3. Dynamo Kiev vs Napoli
  4. Benfica vs Besiktas
  5. Barcelona vs Celtic
  6. Manchester City vs Gladbach
  7. Bayern Muenchen vs Rostov
  8. PSV vs Atletico

Kamis 15 September 2016:
  1. 01.45 WIB: Bayer Leverkusen vs CSKA Moskow
  2. Tottenham vs Moanco
  3. Real Madrid vs Sporting Lisbon
  4. Legia Warsawa vs Borussia Dortmund
  5. Bruges vs Leicester
  6. Porto vs Kopenhagen
  7. Lyon vs Zagreb
  8. Juventus vs Sevilla

12 Kampus Terbaik Indonesia Tahun 2016

12 Kampus Terbaik Indonesia Tahun 2016


RADARKAMPUS.COM, Semarang – 12 Kampus Terbaik Indonesia Tahun 2016, Tepat pada 17 Agustus 2016, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali merilis kampus terbaik Indonesia tahun 2016. Untuk tahun 2016 ini Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali memegang predikat sebagai kampus terbaik Indonesia.

Selain ITB, PTN lainnya yang juga masuk dalam daftar kampus terbaik Indonesia tahun 2016 ini antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menempati urutan kedua. Kemudian juga ada Universitas Indonesia (UI) yang berada di posisi ketiga, yang kemudian disusul Intitut Pertanian Bogor (IPB) pada posisi keempat, dan Universitas Brawijaya (UB) sebagai peringkat kelima.

Berikut ini daftar kampus terbaik Indonesia tahun 2016 masuk dalam cluster pertama.
1. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan skor 3,78,
2. Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan skor 3,72,
3. Universitas Indonesia (UI), dengan skor 3,69,
4. Institut Pertanian Bogor (IPB), dengan skor 3,54,
5. Universitas Brawijaya (UB), dengan skor 3,24,
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dengan skor 3,17,
7. Univesitas Airlanga (Unair), dengan skor 3,15,
8. Universitas Hasanuddin (Unhas), dengan skor 3,06,
9. Universitas Diponegoro (Undip), dengan skor 3,04,
10. Universitas Padjadjaran (Unpad), dengan skor 2,97,
11. Universitas Andalas (Unand), dengan skor 2,88,
12. Universitas Sebelas Maret (UNS), dengan skor 2,87

Tiga Perubahan EYD Menjadi PUEBI

Tiga Perubahan EYD Menjadi PUEBI


RADARKAMPUS.COM, Semarang – Tiga Perubahan EYD Menjadi PUEBI, Baru-baru ini Ejaan yang Disempurnakan (EYD) mengalami perubahan menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Perubahan ini dilakukan sebagai dampak dari meluasnya ranah pemakaian bahasa seiring kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan, dan seni.

Dari beberapa perubahan tersebut setidaknya ada tiga hal mendasar yang berganti diantaranya adalah penambahan huruf diftong, penggunaan huruf tebal, serta penggunaan huruf kapital.

Huruf diftong yang ditambahkan ke PUEBI adalah ‘ei’. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan Drs Mustakim, M.Hum,sebagai Kepala Bidang Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia, perubahan ini terjadi karena bahasa Indonesia banyak menyerap istilah dari bahasa asing, sehingga kini ada empat diftong dalam bahasa Indonesia yakni ai, au, ei, dan oi.

Selain diftong, perubahan juga terjadi pada penggunaan huruf tebal. Penggunaan huruf tebal ini belum diatur pada ejaan bahasa Indonesia sebelumnya. Pada PUEBI, huruf tebal ini dipakai untuk menegaskan bagian tulisan yang ditulis miring serta untuk menegaskan bagian-bagian karangan, seperti judul buku, bab, atau subbab.

Perbedaan PUEBI dengan EYD yang terakhir terletak pada huruf kapital. Pada ejaan bahasa Indonesia sebelumnya tidak diatur bahwa unsur julukan ditulis dengan awal huruf kapital. Kini, aturan tersebut terdapat pada PUEBI.


Beberapa perubahan sistem ejaan bahasa Indonesia sudah terjadi beberapa kali. Pada 1947, bahasa Indonesia menggunakan sistem Ejaan Soewandi, kemudian sistem Ejaan Melindo pada 1959, dan EYD (Ejaan yang Disempurnakan) pada 1972 hingga 2015. Hingga saat ini kembali berubah menjadi edoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). 

Kemenristekdikti Sediakan 2.300 Beasiswa S-2 dan S-3 Dalam dan Luar Negeri

Kemenristekdikti Sediakan 2.300 Beasiswa S-2 dan S-3 Dalam dan Luar Negeri


RADARKAMPUS.COM, Padang – Kemenristekdikti Sediakan 2.300 Beasiswa S-2 dan S-3 Dalam dan Luar Negeri, Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Perguruan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, melalui Muhammad Nasir menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan beasiswa untuk 2.300 mahasiswa S-2 dan S-3 di dalam serta luar negeri.

“Untuk dalam negeri ada sebanyak 2.000 yang disiapkan beasiswanya dan luar negeri ada 300 orang. Ini bentuk revitalisasi dunia perguruan tinggi, sebab di daerah kita ini masih banyak tingkat sarjana, makanya kita dorong untuk S-2 dan S-3,” ungkapnya setelah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru pascasarjana di Gedung Convention Hall Universitas Andalas (Unand) Padang, Jumat (12/8/2016).

Tidak hanya itu saja, Menteri Nasir juga menyediakan dana riset sebanyak Rp1,5 triliun, dan Rp250 miliar untuk inovasi. “Kemarin saya memberikan bantuan kepada mereka yang 40 industri inovasi, mulai Rp200 juta sampai Rp250 juta untuk menjadi industri betul,” ungkapnya.

Pemberian beasiswa, dana riset, dan inovasi ini merupakan salah satu langkah untuk menyelesaikan masalah Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Banyak hal yang menjadi penyebab lemahnya PT mulai dari sumber daya manusia hingga masih kecilnya anggaran.

“Kemudian masih banyak tingkat sarjana, makanya kita dorong S-2 dan S-3 supaya para peneliti kita makin meningkat kemamupuan mendidik juga terbatas, laboratorium kita terbatas sangat banyak ketinggalan kita harus revitalisasi semuanya,” pungkas Menteri Nasir.

15 Besar Peringkat Pimnas 2016 di IPB

15 Besar Peringkat Pimnas 2016 di IPB
Sumber gambar diakses via www.jogjastudent.com


RADARKAMPUS.COM, Bogor – 15 Besar Peringkat Pimnas 2016 di IPB, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-29 baru saja usai digelar. Ratusan Perguruan Tinggi (PT) baik negeri maupun swasta diseluruh Indonesia mengikuti ajang bergengsi tersebut.
Acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) selalu diadakan setiap tahunnya ini selalu menyedot perhatian karena menampilkan berbagai kreativitas dan inovasi mahasiswa. Pada Pimnas ke-28 ini, acara tersebut dihelat di Intitut Pertanian Bogor (IPB).

Dari semua perguruan tinggi yang ikut, Universitas Brawijaya (UB) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai juara umum. Posisi kedua disusul oleh Univeristas Gadjah Mada (UGM), dan peringkat ketiga diduduki oleh Unair.

Ini dia 15 Besar Peringkat Pimnas 2016 di IPB.
1. Universitas Brawijaya
2. Universitas Gadjah Mada
3. Universitas Airlangga
4. Institute Teknologi Sepuluh Nopember
5. Intitut Teknologi Bandung
6. Universitas Indonesia
7. Universitas Udayana
8. Intitut Pertanian Bogor
9. Universitas Diponegoro
10. Universitas Negeri Medan
11. Universitas Muslim Indonesia
12. Universitas Negeri Malang
13. Universitas Negeri Semarang
14. Universitas Islam Indonesia
15. Universitas Negeri Yogyakarta

Selamat ya!

UPH Festival 23 Menggelar ‘Founder’s Fun Run for Charity’ Untuk Pendidikan di Papua

RADARKAMPUS.COM, Jakarta - UPH Festival 23 Menggelar ‘Founder’s Fun Run for Charity’  Untuk Pendidikan di Papua, Penyambutan mahasiswa baru UPH tahun ini akan disemarakkan dengan Founder’s Fun Run for Charity’ yang akan dipandu langsung oleh founder UPH, Dr. (HC) James T. Riady, beserta Rektor UPH, Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, para wakil rektor dan dekan setiap fakultas. Peserta Fun Run  diperkirakan mencapai  4000 peserta, terdiri dari seluruh mahasiswa baru, dosen dan staf UPH.

Kegiatan ini merupakan aktualisasi dari tema yang diusung pada UPH Festival 23 yaitu ”Reach Further” yang diambil dari Yesaya 49:6 . Melalui  Tema ini UPH ingin mendorong Mahasiswa untuk menemukan potensi tertinggi yang diberikan Tuhan, untuk selanjutnya dipakai menjangkau  tempat-tempat dan orang-orang yang ada di luar UPH, bahkan di daerah-daerah terpencil, melalui pendidikan, sehingga mereka bisa mengalami perubahan, dan trasformasi hidup.

‘Founder’s Fun Run for Charity’ sebagai aktualisasi misi ini diadakan pada hari terakhir UPH Festival 23, 20 Agustus 2016 yang dimulai sejak pukul 05.30 WIB, di mulai dari lapangan sepak bola, kampus UPH, Lippo Village, Karawaci, Tangerang.

Kegiatan charity yang dilakukan dalam fun run ini ditujukan untuk mendukung pendidikan anak-anak di Papua melalui Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP). Setiap partisipan dilibatkan untuk berperan aktif mengajak rekan atau keluarga  memberikan donasi melalui link http://indokasih.com/event/founders-fun-run-for-charity . Proses pengumpulan dana sudah dimulai sejak awal Agustus 2016 dan akan berakhir pada saat closing ceremony UPH Festival 23 di puncak acara pesta kembang api pada pukul 19.00.


Founder’s Fun Run sendiri sudah ketiga kalinya diadakan dalam UPH Festival. Kegiatan fun run ini merupakan representasi pendidikan holistis dalam cara praktis, dengan tujuan untuk menciptakan komunitas yang fun diluar kegiatan kelas, dan untuk menekankan konsep ”menyelesaikan apa yang telah dimulai”.  Idenya melalui kegiatan ini para mahasiswa baru ditanamkan prinsip tidak mudah putus asa, gigih berjuang, disiplin dan menyelesaikan pekerjaan yang  sudah dimulai.  Dalam aspek sosial, fun run ini bertujuan untuk membangun relasi, kebersamaan, dan sportivitas antara mahasiswa baru dengan civitas akademika UPH dan founder. Tidak hanya itu melalui visi dari Fun Run tahun ini yaitu  ‘Transformasi hidup melalui pendidikan yang berkualitas di Papua’ UPH mengajak seluruh sivitas akademika dan juga publik untuk peduli mendukung pendidikan anak-anak di Papua dan berdampak bagi bangsa. 


Buat Penasaran, Inilah Kekurangan dan Kelebihan Konsep Full Day School

Buat Penasaran, Inilah Kekurangan dan Kelebihan Konsep Full Day School


RADARKAMPUS.COM, Semarang – Buat Penasaran, Inilah Kekurangan dan Kelebihan Konsep Full Day School,  Wacana akan diberlakukannya Full Day School merupakan topik yang amat hangat dibicarakan belakangan ini. Gagasan yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mewacanakan akan menerapkan model pembelajaran “full day school” yang nantinya siswa akan berada di sekolah sejak pukul 07.00 s.d 17.00 untuk seluruh jenjang SD dan SMP.

Salah satu alasan yang diungkapkan oleh Mendikbud, Prof Muhadjir Effendy diantaranya dengan diadakannya konsep full day school akan menghindarkan siswa-siswi dari kegiatan-kegiatan negatif yang berada di luar lingkungan sekolah. Terlebih, selama seharian anak akan melakukan akademis dan non akademis dengan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.

Sebenarnya, konsep yang satu ini bukanlah hal yang baru, lantaran sudah banyak sekolah swasta yang menerapkannya. Model ini juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan dan kelebihan. Beberapa kelebihan yang dapat ditawarkan diantaranya adalah siswa akan mendapatkan metode pembelajaran yang bervariasi dibandingkan dengan sekolah reguler pada umumnya.

Tentu tidak hanya itu saja, perkembangan minat, bakat, dan kecerdasan siswa akan terantisipasi dengan baik melalui pantauan dari tim bimbingan konseling. Selanjutnya, konsep full day school ini juga akan meningkatkan gengsi orang tua yang berorientasi pada hal-hal yang bersifat prestisius.

Meskipun demikian, konsep ini juga menimbulkan berbagai kritik dari masyarakat. Beberapa kritik dari masyarakat diantaranya adalah pembelajaran yang dimulai dari pagi hingga petang hari ini harus diimbangi dengan kesiapan fisik dan psikologis anak. Hal ini menimbulkan masalah ketika persiapan ini kurang ajan membuat siswa bosan dan frustasi. Kedua, siswa akan kehilangan banyak waktu untuk belajar tentang kehidupan bersama keluarganya di dalam rumah.


Selanjutnya, full day school juga akan menjadikan anak-anak banyak kehilangan waktu untuk belajar tentang hidup bersama keluarganya di rumah. Bahkan untuk menerapkan konsep ini di sekolah swasta bahkan membutuhkan biaya yang umumnya lebih mahal daripada sekolah pada umumnya.

Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna Per Bulan

Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna Per Bulan


RADARKAMPUS.COM, Semarang - Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna Per Bulan, Membuka bulan Agustus 2016, Karirpad menggelar syukuran sederhana.  Perusahaan Startup yang berlokasi di Slipi, Jakarta Barat ini merayakan jumlah kunjungan ke situs mereka yang sudah menembus angka 3.000.000 pengguna setiap bulannya.  Sebuah pencapaian yang cukup luar biasa di usia Karirpad yang baru menginjak 18 bulan.

Untuk para pencari kerja, Karirpad memiliki lebih dari 45.000 iklan lowongan dari seluruh Indonesia, yang menjadikannya Job Portal dengan iklan lowongan terbanyak di Indonesia.  Untuk perusahaan, Karirpad menyediakan e-Recruitment System yang memungkinkan setiap perusahaan membangun Career Site lengkap dengan Candidate Database milik mereka sendiri, sehingga di kemudian hari tidak perlu lagi terus bergantung kepada Job Portal.  “Inilah alasan mengapa memasang iklan lowongan di Karirpad tidak dipungut biaya, karena impian kami adalah setiap perusahaan seakan memiliki Job Portal-nya sendiri, sehingga brand image perusahaan dimata pencari kerja akan semakin baik.  Hal ini sangat penting bagi kemajuan setiap perusahaan”, ujar Chandra Ming, CEO Karirpad.

Keuntungan lain bagi pencari kerja dengan digratiskannya pemasangan iklan di Karirpad adalah memberikan otoritas penuh bagi Karirpad dalam menolak iklan lowongan fiktif ataupun penipuan berkedok lowongan. “Tidak sedikit perusahaan seperti ini yang sampai menelpon ke kantor kami karena iklan lowongan mereka tidak ditayangkan”, ungkap Indra Prasta, CMO Karirpad yang juga merupakan vokalis The Rain, band yang sudah 15 tahun berkarya di industri musik Indonesia.

Karirpad mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk setiap business partner, setiap pencari kerja, setiap perusahaan yang telah ikut memberi dukungan atas pencapaian ini.  Karirpad akan berusaha sekuat tenaga siang dan malam dalam menjembatani setiap pencari kerja untuk mendapatkan karir impiannya dan setiap perusahaan dalam mendapatkan karyawan terbaik bagi kemajuan perusahaaan.


Semoga yang Karirpad lakukan di usia yang sangat muda ini, bisa sedikit membantu menyejahterakan bangsa Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia! #AyoKerjaIndonesia

Yuk Ikutan, Hall Of Frame STIKOM Bandung!

Yuk Ikutan, Hall Of Frame STIKOM Bandung!


RADARKAMPUS.COM, Jakarta – Yuk Ikutan, Hall Of Frame STIKOM Bandung! Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung 2015 akan menggelar  Gelar Karya Mahasiswa STIKOM angkatan 2015 yang bertajuk  "Hall Of Frame".

Kegiatan ini direncanakan akan digelar pada 27-30 Juli 2016, bertempat di Jabar Craft Center, DEKRANASDA JAWA BARAT (JL. Ir. H. Djuanda No. 19 Bandung)
Start from: 1.00 pm - 8.00 pm.

Hall Of Frame kali ini nantinya juga akan diisi beberapa kegiatan menarik lainnya yakni Photography Exhibition, Photography Workshop, Live Music, and many more.
Baca juga:

Nantinya juga akan kedatangan pembicara Adithya Zen dan Budi Ipoeng. Selain itu, akan ada Special Performance dari Seiring Waktu Berjalan (@swbproject) dan All Think High (@allthinkhigh). What are you waiting for? Let's come and join with us!. More Info: @inframe2016.
Back To Top